Ansor Banser Agrabinta Cianjur Gelar PKD dan Diklatsar di Pantai Samudera Hindia

 
Ansor Banser Agrabinta Cianjur Gelar PKD dan Diklatsar di Pantai Samudera Hindia
Sumber Gambar: Dok. Laduni.ID (ist)

Laduni.ID, Cianjur – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) dan Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Kecamatan Agrabinta menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) di Pantai Selatan Cikakak Samudera Hindia dan Aula Desa Tanjungsari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jumat-Ahad (22-24/10/2021).

Ketua PAC GP Ansor Agrabinta, Jajang Nurjaman, menyebutkan bahwa peserta PKD berjumlah 42 orang dan peserta Diklatsar 14 orang, yang berasal dari beberapa perwakilan kecamatan di Cianjur.

“Kegiatan ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami sebagai generasi muda NU di daerah yang notabene daerah pinggir laut Cianjur Selatan yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia,” jelas Jajang.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cianjur, Ariful Holiq Zaelani mengatakan, PKD ini adalah prasyarat mutlak bagi kader yang akan masuk menjadi anggota organisasi Gerakan Pemuda Ansor.

"Dalam konteks inilah PKD adalah momentum ideologisasi organisasi awal, sehingga calon anggota dapat memahami cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam organisasi sesuai dengan nilai dasar perjuangan Ansor sebagai badan otonom di bawah naungan NU,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Cianjur, Dede Badri, mengatakan bahwa perubahan di Agrabinta untuk masa depan ditentukan oleh semua generasi muda Nahdlatul Ulama.

“Namun jika kita terlena dengan hari ini, maka masa depan bangsa akan diambil alih oleh orang lain yang akhirnya kita akan menjadi tamu di rumah sendiri," ucap Dede Badri.

Dede Badri menjelaskan bahwa dalam dinamika sejarah perjuangan bangsa hingga saat ini, pemuda selalu memiliki peran strategis dalam mendobrak kebekuan gerakan menuju kemerdekaan yang diawali dengan gerakan para pemuda.

“Kita berharap melalui PKD ini, terlahir kader yang militan, ideologis dan berkarakter Ahlusunnah Waljamaah Annahdliyyah, demi tegaknya NU dan NKRI,” pungkasnya.


Editor: Daniel Simatupang