Ziarah Makam Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri Kedoya

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Ziarah Makam Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri Kedoya
Sumber Gambar: Fanspage Makam Keramat Al-Qadrie

Laduni.ID, Ngawi – Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri merupakan seorang kekasih Allah yang makamnya pernah diziarahi oleh ruluhan orang berjubah putih yang turun dari langit. Tidak ada literatur sejarah yang menyebutkan kapan dan di mana Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri lahir. Namun yang pasti beliau wafat pada 1383 H/1962 M. beliau wafat di rumah kediaman Kong Awi bin Kumpi Amsa Al-Batawi, Kedoya pada usia 70 tahun.

Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri pernah tinggal di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun beliau menghabiskan banyak waktunya hingga wafat di Kedoya. Menurut cerita dari para orang tua yang mengalami di waktu hidupnya Al-Habib Hasan bin Ahmad al-Qadri berprilaku dan berkata tidak seperti orang lain pada umumnya, dengan kata lain bahwasannya beliau adalah seorang waliyulloh (wali jadzab/ majdub) yang mastur di zamannya.

Beliau mempunyai kebiasaan bersilaturahmi ke sesepuh Betawi di Kedoya, hingga semua orang mengenal beliau sebagai sosok yang ramah dan cair. Akhlak mulia beliau membuat semua orang menghormati dan mencintai beliau. Salah satu sahabat karib beliau ialah Kong Sidam bin Kumpi Risin Al-Batawi, orang yang mewakafkan tanahnya untuk makam Habib Hasan. Bahkan keluarga dan keturunan Kong Sidam menjadi juru kunci dan merawat makam Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri.

Bukti kewalian Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri pernah ditampakkan kepada para sahabat dan murid beliau, kala itu saat Habib Hasan memerintahkan para sahabat dan muridnya untuk shalat Jumat, mereka mengajak Habib Hasan untuk berangkat bersama. Namun Habib Hasan memerintahkan mereka untuk pergi duluan. Sesampainya di masjid, para sahabat dan murid beliau terkejut melihat Habib Hasan telah berada di shaf paling depan dekat dengan imam.

Karomah lain adalah saat beberapa tahun setelah beliau wafat, di Kedoya pernah datang seorang dzuriyyah Nabi SAW bernama Habib Ubaidilllah Al-Aydarus. Beliau datang dengan pakaian yang lusuh, berbeda dengan kebanyakan orang, sehingga tidak ada yang menyadari bahwa Habib Ubaidillah adalah seorang keturunan Nabi.

Ketika masuk waktu shalat, beliau langsung pergi ke mushola dengan pakaian yang ia kenakan. Banyak orang enggan shalat di dekatnya, bahkan sebagian lagi mengejek penampilah Habib Ubaidillaah. Beberapa waktu kemudian, salah seorang pemuda bermimpi didatangi oleh seseorang. Dalam mimpinya orang tersebut menyampaikan untuk tidak mengganggu dan mengejek Habib Ubaidillah Al-Alaydrus.

Pemuda tersebut terbangun dan mendapati sosok yang ada di dalam mimpinya berada tepat di hadapannya. Orang itu lalu pergi meninggalkan pemuda tersebut, spontan pemuda itu mengejar orang misterius tersebut yang dilihatnya berjalan sangat cepat. Hingga tiba di makam Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri orang misterius itu menghilang, dan pemuda tersebut baru menyadari bahwa orang misterius yang ada dalam mimpi dan yang ia temui adalah Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri.

Pernah pula suatu ketika, seorang penjaga makam (juru kunci) Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri melihat sekumpulan orang berjubah putih dan dikelilingi cahaya turun dari arah Timur di atas langit. Sekumpulan orang berjubah putih itu turun lalu berhenti tepat di makam Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri. Penjaga makam itu terkejut dan terkaget-kaget melihat kejadian itu, ia menunggu para orang berjubah putih itu berziarah di makam Habib Hasan, hingga mereka menghilang dengan cara yang misterius.

Lokasi Makam

Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri dimakamkan di dalam pemakaman keluarga besar Kong Sidam bin Kumpi Risin Al-Batawi, Jl. SMA 57, RT. 004/ RW. 06, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Lihat Google Maps.

Alhamdulillah pintu gerbang makam tidak digembok 24 jam, dan waktu tidak dibatasi,  agar para penziarah bisa datang bebas kapan saja dan tanpa harus izin terlebih dahulu berziarah ke makam Al-Habib Hasan bin Ahmad al-Qadri tersebut, silakan datang berziarah sendiri ataupun bersama rombongan jama'ahnya langsung saja menuju makam.

Sumber: Fanspage Habib Hasan bin Ahmad Al-Qadri, Kedoya

Sumber foto: FB Alvi Azhuri, Fanspage Makam Keramat Al-Qadrie


Editor: Daniel Simatupang