Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Zezen Zainal Abidin Bazul Asyhab
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Zezen Zainal Abidin Bazul Asyhab

1955 – 2015 M · 14.187 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Zezen Zainal Abidin Bazul Asyhab beliau adalah ulama besar Sukabumi, yang berkiprah di berbagai organisasi islam, dan juga pendiri pondok pesantren Azzainiyyah

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Riwayat Keluarga
1.3       Wafat

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1       Mengembara Menuntut Ilmu
2.2       Guru-Guru
2.3       Mendirikan dan Mengasuh Pesantren

3          Penerus
3.1       Anak-Anak
3.2       Murid-Murid

4          Karier
4.1       Riwayat Organisasi
4.2       Karier

5.         Chart Geneology
5.1       Chart Geneology Guru

6         Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
KH. Zezen Zainal Abidin Bazul Asyhab, biasa disapa Pangersa Uwa, beliau lahir tanggal 17 Februari 1955 di Sukabumi, tepatnya di Kampung Nagrog Sinar Barokah, Desa Perbawati (dulu Desa  Karawang), putra dari pasangan KH. Zayadi dan Hj. Halimah.

Garis keturunan dari ibunya merupakan rundaiyan dari Sunan Gunung Djati, yang nasabnya sampai kepada Rasulullah Muhammad SAW. Nasab beliau adalah KH. Zezen ZA Bazul Asyhab bin Hj. Halimah binti KH. Abdurrohman bin KH. Kahfi bin Ayah Aliman bin Abah Syaebah bin Ayah Gabid bin Ayah 'Atshan bin Prabu Washidewa bin Eyang Pangeran Sake bin Sultan Agung Abdul Fatah Tirtayasa bin Sultan Abdul Ma'ali Ahmad bin Sultan Abdul Mafakhir Abdul Qadir bin Sultan Maulana Nasrudin bin Maulana Yusuf bin Syekh Maulana Hasanudin bin Kanjeng Syekh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Djati).

1.2  Riwayat Keluarga
Beliau menikah dengan Hj. Nuryani Zein, dari buah pernikahan beliau dikaruniai beberapa anak.

1.3  Wafat
Beliau wafat pada hari Kamis tanggal 19 November 2015/ 7 Safar 1437 H, jenazah beliau dimakamkan di komplek pemakaman keluarga Pondok Pesantren Pesantren Az-Zainiyyah Sukabumi.

2.  Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1   Mengembara Menuntut Ilmu
Setelah tamat Sekolah Rakyat (SR) beliau melanjutkan pendidikan ke Pesantren Pabuaran asuhan KH. Mahmud, kemudian melanjutkan pendidikan ke MTs dan MA di Pondok Pesantren Sirojul Athfal (sekarang Al-Masthurriyyah) Tipar Cisaat Sukabumi asuhan KH. Masthuro. Di Pesantren Al-Masthuriyah ini beliau mulai mengenal cara berorganisasi yang kelak menjadi salah satu medan dakwahnya. Setelah selesai di Pesantren Al-Masthuriyyah beliau melanjutkan mesantren dan berguru kepada KH. Humaidi Cikaret Sukabumi.

Perjumpaannya dengan KH. Humaidi mengawali pengetahuannya tentang politik dan pengelolaan pemerintahan, karena KH. Humaidi selain seorang alim di bidang agama, juga seorang politisi dan menjadi Anggota DPR. Kegigihan beliau untuk mempelajari segala hal yang baru, tidak diimbangi dengan ketersediaan waktu KH. Humaidi. Melihat kondisi ini

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+