16 Feb 2019 ยท 26.808 dibaca · Adab Makan dan Minum
Laduni.ID, Jakarta - Tradisi makan bersama dalam satu nampan atau piring besar bukanlah hal baru dalam kehidupan masyarakat Muslim. Konsep ini sejak lama hidup di kalangan masyarakat Arab, bahkan hingga kini bisa ditemui di beberapa restoran Timur Tengah dengan sajian nasi kebuli, mandhi, atau kabsah. Di pesantren-pesantren Nusantara, tradisi ini dikenal dengan istilah mayoran, di mana para santri terbiasa makan bersama-sama dalam satu wadah.
Ternyata, praktik ini memiliki dasar kuat dalam ajaran Rasulullah ๏ทบ. Islam menganjurkan kebersamaan, termasuk dalam perkara makan, karena di dalamnya terkandung keberkahan yang berlipat ganda.
Allah ๏ทป berfirman:
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ูููููุง ู ููู ุทููููุจูุงุชู ู ูุง ุฑูุฒูููููุงููู ู ููุงุดูููุฑููุง ููููููู ุฅููู ููููุชูู ู ุฅููููุงูู ุชูุนูุจูุฏูููู
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari rezeki yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan bersyukurlah kepada Allah, jika hanya kepada-Nya kamu menyembah.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+