Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Makam Ziarah · Syekh Jangkung, Sang Penyebar Islam di Pati
✓ Terverifikasi Tim Riset

Syekh Jangkung, Sang Penyebar Islam di Pati

61.524 kali dibaca · Lokasi Ziarah

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Syech Jangkung beliau adalah putera dari Sunan Muria yang memiliki nama asli Saridin. Beliau dikenal ulama berilmu tinggi dan memiliki berbagai karomah tinggi, beliau berguru dengan Sunan Kudus dan Sunan Kalijaga.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

Laduni.ID, Jakarta - Syekh Jangkung atau bernama asli Saridin adalah tokoh fenomenal yang menjadi sejarah legendaris warga Minatani atau Pati dari zaman ke zaman lintas generasi. Hidup pada era Walisongo sekitar abad 15, Saridin yang bergelar Syekh Jangkung mengisi kisah Nusantara yang mengajarkan generasi penerus bangsa akan sebuah kejujuran, keluguan, dan kesaktian yang semestinya digunakan untuk kebaikan, bukan untuk kejahatan.

Dari ajaran Kanjeng Sunan Kalijaga ini, Syekh Jangkung diminta untuk menyebarkan agama Islam di Kadipaten Pesantenan Pati (nama Kabupaten Pati dulu) waktu dipimpin oleh Adipati Kembangjoyo atau bergelar Wasis Joyokusumo.

Profil
Syekh Jangkung beliau adalah putra dari Sunan Muria yang memiliki nama asli Saridin. Beliau dikenal ulama berilmu tinggi dan memiliki berbagai karomah tinggi, beliau berguru dengan Sunan Kudus dan Sunan Kalijaga.

Guru-guru beliau di antaranya:

  1. Sunan Kudus
  2. Sunan Kalijaga.     

Untuk kelanjutannya tentang profil beliau silahkan baca di biografi Syekh Jangkung.

Lokasi Makam
Makam Saridin berada di bawah pengelolaan Yayasan Syekh Jangkung, tepatnya di Desa Landoh, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Dengan akte notaris nomor 23 tahun 1995, Makam Syekh Jangkung didaulat sebagai "maqbaroh umum" umat Islam. Dengan demikian, siapa saja boleh datang berziarah dan mendoakan Syekh Jangkung.

Haul
Haul Syekh Jangkung diperingati tiap tanggal 15 Rajab, dirayakan di Komplek makam beliau yang berada di Desa Landoh, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Motivasi Ziarah Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani
1. Untuk mengingat mati dan Akhirat,
2. Untuk mendoakan,
3. Untuk mendapatkan keberkahan,
4. Memenuhi hak ahli kubur yang diziarahi, seperti ke makam orang tua.

Fadilah
Makam Syekh Jangkung banyak dikunjungi para peziarah. Tak hanya datang dari wilayah Kota Pati saja. Banyak peziarah yang datang dari luar kota dan bahkan dari luar Jawa yang Ziarah dan berdoa di makam beliau.

Ada keyakinan dari masyarakat yang datang ke sana bahwa dengan berziarah dan berdoa kepada Allah dengan melalui tawassul di makam Syekh Jangkung, maka segala keinginan pasti akan terkabul. Bahkan bagi beberapa kalangan, mereka meyakini bahwa karomah dari Syekh Jangkung bisa meningkatkan derajat, diberi kemudahan dalam mencari mata pencaharian, dan diberi kemudahan dalam menerima ilmu bagi mereka sedang belajar. Karena itu tak jarang yang datang ke sana adalah orang-orang dari golongan pejabat. Selanjutnya bagi para pedagang, berdoa di makam ini konon adalah jaminan kesuksesan dalam usaha yang dijalankannya.

Oleh-oleh
Oleh-oleh yang bisa dibeli dan dibawa pulang usai ziarah di Pati di antaranya: batik bakaran, bandeng presto, getuk lopis, moho, kerupuk daging, telur lurik, sarang madu, kacan

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+