Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Habib Sholeh bin Ahmad Al-Aydrus
✓ Terverifikasi Tim Riset

Habib Sholeh bin Ahmad Al-Aydrus

lahir 1953 M · 25.728 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Beliau adalah Ad-Da'i ilallah Al-Ustadz Al-Habib Sholeh bin Ahmad bin Salim Al-Aydrus, salah seorang ulama kharismatik yang disegani di Malang. Habib Sholeh lahir di Malang pada 21 Juli 1953.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi Habib Sholeh bin Ahmad Al-Aydrus

  1. Kelahiran
  2. Pendidikan
  3. Memantapkan Berdakwah
  4. Karya
  5. Chart Silsilah Sanad
  6. Referensi

Kelahiran

Beliau adalah Ad-Da'i ilallah Al-Ustadz Al-Habib Sholeh bin Ahmad bin Salim Al-Aydrus, salah seorang ulama kharismatik yang disegani di Malang. Habib Sholeh lahir di Malang pada 21 Juli 1953.

Pendidikan

Pendidikan dasar Habib Sholeh diperoleh di Madrasah Ibtidaiyah At-Taraqqie, Malang, yang pada saat itu dikelola oleh pamannya sendiri, Al-Ustadz Al-Habib Alwi bin Salim Al-Aydrus.

Selesai dari Madrasah Ibtidaiyyah, Habib Sholeh melanjutkan pendidikan Tsanawiyah di Ponpes Darul Hadits Al-Faqihiyyah Malang. Di pondok pesantren ini, beliau belajar dasar-dasar ilmu hadis langsung dari Al-Habib Abdullah bin Abdul Qadir Bilfaqih yang di kemudian hari menjadi mertuanya.

Selepas dari Pondok Pesantren Darul Hadits Al-Faqihiyyah, sekitar tahun 1977, Al-Habib Sholeh Bin Ahmad Al-Aydrus mendapat tawaran beasiswa dari negeri Yordania dan Libya. Namun putra dari Al-Habib Ahmad Bin Salim Al Aydrus ini tidak menerima tawaran beasiswa tersebut. Beliau justru memutuskan berangkat ke Makkah Al-Mukarramah untuk berguru kepada As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani. Ihwal dipilihnya Makkah sebagai tempat tholabul 'ilmi (menuntut ilmu) tidak terlepas dari isyarah dari Habib Sholeh Bin Muhsin Al Hamid (Tanggul) yang menyuruh Habib Sholeh bin Ahmad pergi ke Makkah Al-Mukarromah.

"Tuntutlah ilmu ke Habibmu di Madinah Al-Munawarrah," kata Al-Habib Sholeh Bin Muhsin Al-Hamid kepada Habin Sholeh bin Ahmad yang masih ada ikatan keluarga.

Sehari setelah mendapat isyarah dari Al-Habib Sholeh Bin Muhsin Al-Hamid, beliau diberitahu pamannya bahwa dirinya sudah ditunggu oleh Abuya Al-Maliki di Makkah. Akhirnya berangkatlah Al-Habib Sholeh meninggalkan Indonesia untuk berguru kepada Al-Imam As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki.

Begitu sampai di Makkah Al-Habib Sholeh sangat senang karena bisa bertemu dengan Abuya As-Sayyid Muhammad Al-Maliki, salah satu ulama Ahlussunnah yang sangat dihormati. Saat bertemu gurunya itu, Abuya Al-Maliki berkata kepada Habib Sholeh, "Aku melihat pada diri kamu ada pancaran cahaya ilmu." Ungkapan Abuya Al-Maliki ini merupakan isyarah bahwa Habib Sholeh dianggap mampu menerima ilmu yang akan diberikan oleh Abuya Al-Maliki sekaligus menjadi penyeru umat di kemudian hari. Sebab ada riwayat yang menyebutkan bahwa Abuya Al-Maliki memiliki kemampuan membaca seseorang.

Abuya Al-Maliki hanya menerima murid baru berdasarkan isyarah yang diperoleh. Karena tinggal di kediaman Abuya Al-Maliki cukup lama, Al-Habib Sholeh faham betul kepribadian agung Abuya Al-Maliki. Bagi Habib Sholeh, Abuya Al-Maliki adalah guru yang sangat arif. Meskipun Abuya Al-Maliki bermadzhab Maliki, kenyataannya Abuya Al-Maliki juga berfaham Madzhab Syafi’i. Artinya, Abuya Al-Maliki sangat toleran dengan perbedaan. Selain itu, kalau ada murid yang baru datang ke Makkah, Abuya Al-Maliki pasti mengajaknya ke makam Rasulullah di Masjid An-Nabawi. Juga diajak ke Uhud sekaligus d

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+