Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Muhammad Yahya, Pengasuh Pesantren Miftahul Huda Malang
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Muhammad Yahya, Pengasuh Pesantren Miftahul Huda Malang

1903 – 1971 M · 44.043 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Muhammad Yahya atau kerap disapa dengan panggilan Kiai Yahya adalah putra dari pasangan KH. Qoribun dengan Nyai Ratun

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengasuh Pesantren
3.2  Pejuang Kemerdekaan
3.3  Menjadi Mursyid Tarekat

4.    Chart Silsilah Sanad
5.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Muhammad Yahya atau kerap disapa dengan panggilan Kyai Yahya adalah putra dari pasangan KH. Qoribun dengan Nyai Sarmi. KH. Muhammad Yahya dilahirkan pada tahun 1903 M, di Desa Jetis, 10 km arah barat Kota Malang, perjalanan ke arah Kota Batu.

Saat ini, Desa Jetis berada di wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dan berbatasan langsung dengan Kelurahan Tlogomas yang sudah berada di wilayah Lowokwaru, Kota Madya Malang, sebagai anak ke empat dari tujuh bersaudara. Dengan demikian saudara beliau, yakni Nyai Ratun, Nyai Tasmi, Kyai Abdul Hamid, Kyai Yahya, Kyai Subadar, Kyai Jayadi, dan Kyai Nasibun.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Muhammad Yahya menikah dengan seorang gadis putri angkat KH. Isma’il yang bernama Nyai Siti Khodijah. Dari pernikahannya, KH. Muhammad Yahya dan Nyai Siti Khodijah dikaruniai 11 putra dan putri, sebagian besar dari mereka menjadi ulama. Sedangkan putrinya dipersunting oleh Kyai juga. Ada juga yang menjadi Dosen di Universitas Negeri Malang, dan juga ada juga yang menjadi Ketua MUI Kota Malang. Berikut putra putri beliau:
1. KH. A. Dimyati Ayatullah Yahya (1936–1971), wafat 40 hari sebelum ayahnya wafat. Kyai Dimyati adalah putra tertua yang bersama ayahanda, beliau berjuang mengembangkan Pondok Pesantren Miftahul Huda dan mengasuh jama’ah Thoriqoh di Kodya dan Kabupaten Malang.

2. KH. Abdul Adzim Amrullah Yahya (1938–2003), beliau adalah Pendiri Pondok Pesantren Manba’ul Huda di Girimulyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. KH. Abdul Adzim diberi ijazah (mandat) oleh ayahanda beliau untuk menjadi khalifah dan mursyid (guru) Thariqoh Mu’tabaroh Qodiriyah wan Naqsabandiyah, yang bertugas membina dan membaiat thariqoh di Malang. Mandat ini beliau terima setelah pemegang mandat sebelumnya, Kyai Dimyati wafat. Dalam Idaroh Syu’biyah Jam’iyyah Ahlith Thariqoh Al-Mu’tabaroh An Nahdliyah Malang, Kyai Abdul Adzim dipercaya sebagai raisnya.

3. Gus Abdulloh (lahir 1940) meninggal waktu kecil.

4. KH. Abdur Rochim Amrullah Yahya (1942–2010), beliau merupakan pengasuh generasi IV di Pondok Pesantren Miftahul Huda, sebagai penerus Ayahnya. Beliau bersama saudara bertekad melestarikan apa yang dirintis dan ditetapkan oleh ayahnya, serta melakukan pengembangan positif selama tidak bertentangan dengan cita-cita dan wasiat ayahnya. Kyai Abdur Rochim dipanggil kehadirat-Nya dengan meninggalkan tiga putri dan satu putra.

5. KH. Abdur Rohman Yahya (lahir 1945), KH. Abdur Rohman bersama dengan Kyai Abdur Rochim menjadi pengasuh di&nb

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+