18 Aug 2017 · 8.117 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta - Sejak masih kanak-kanak, kita sudah sangat familier dengan lagu "Hari Merdeka". Kita dulu sering menyebutnya dengan Lagu Tujuh Belas Agustus, karena itu adalah baris pertama dari lirik lagunya.
Lagu yang iramanya menghentakkan semangat ini adalah ciptaan dari seorang dzurriyyah Rasulullah yang bernama Sayyid Husein bin Salim bin Ahmad bin Salim Al-Muthohar atau yang biasa ditulis sebagai H. Mutahar.
Beliau adalah salah satu pejuang yang berjiwa nasionalis Indonesia sejati. Ketika Indonesia diserang oleh Belanda, beliaulah yang ditugasi menyelamatkan bendera pusaka Indonesia.
Ketika Ibu Kota Republik Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta, beliau turut mengawal Presiden Soekarno. Dari Jakarta, turun ke Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, beliau berangan-angan alangkah dahsyatnya jika Indonesia memiliki lagu nasional yang membakar semangat dan membuat anak Indonesia menjadi tahu hari dan semangat kemerdekaan. Tetapi sayang sekali pikiran beliau buntu waktu itu.
Akhirnya, ketika berada di salah satu toilet Hotel Gar
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+