29 Sep 2017 ยท 3.540 dibaca · Hak-hak mayit dan Fardlu Kifayah yang hidup
Pertanyaan :
Bagaimana pendapat Muktamar tentang seorang bayi yang dilahirkan terus meninggal dunia sebelum dipotong arinya (masyimah). Bagaimanakah caranya merawat mayat tersebut?
Haruskah memotong arinya terlebih dahulu ataukah tidak?
Jawab : Arinya tidak usah dipotong bahkan harus dirawat bersama-sama, karena ari tersebut hukumnya suci.
Keterangan, dalam kitab:
ููุงููุฌูุฒูุกู ุงููู ูููููุตููู ููู ููููู ุงููู ูุดูููู ูุฉู ุงูููุชููู ููููููุง ุงููููููุฏู ุทูุงููุฑู ู ููู ุงููุฃูุฏูู ูููู ููุฌูุณู ู ููู ุบูููุฑููู. ุฃูู ููุง ุงููู ูููููุตููู ู ููููู ุจูุนูุฏู ู ูููุชููู ูููููู ุญูููู ู ู ูููุชูุชููู ุจููุงู ููุฒูุงุนู
Bagian yang terpisah seperti ari-ari yang terdapat pada bayi, jika berasal dari manusia hukumnya suci, sedangkan dari selain manusia hukumnya najis. Adapun bagian yang terpisah setelah ke
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+