09 Oct 2017 ยท 10.371 dibaca · Kepemimpinan
LADUNI.ID, Jakarta – Semua harta yang diperoleh dari jalan muamalah yang dilarang syaria’at adalah harta haram. Ditengah kehidupan materialistik seperti zaman modern sekarang ini, tuntutan untuk menumpuk harta sebanyak-banyaknya menjadi obsesi sebagian besar manusia. Sehingga mereka tidak peduli lagi darimana mendapatkan hartanya tersebut.
Penting diingat, agar selalu mencari nafkah yang halal. Jangan sampai orangtua mendapat harta yang haram lalu kemudian dibawa pulang ke rumah dan diberikan pada anak-anak, naudzubillah min dzalik.
Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam telah mengabarkan kepada kita dalam sebuah hadits bahwa akan datang satu masa yang mana manusia tidak lagi memperdulikan dari mana dia mendapatkan harta, apakah mendapatkannya dengan cara yang halal atau haram.
Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda,
ุญูุฏููุซูููุง ุขุฏูู ู ุญูุฏููุซูููุง ุงุจููู ุฃูุจูู ุฐูุฆูุจู ุญูุฏููุซูููุง ุณูุนููุฏู ุงููู ูููุจูุฑูููู ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุนููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุงูู ููููุฃูุชูููููู ุนูููู ุงูู
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+