12 Oct 2017 · 22.957 dibaca · Pesantren
Profil
Pondok yang kini berdiri megah dan modern di wilayah Sulawesi Tenggara ini memiliki sejarah tersendiri. Pondok ini awalnya diprakarsai oleh Gabungan Usaha Perbaikan Pendidikan Islam (GUPPI) tersebut, sejak Muktamar VIII di Jakarta berubah menjadi Gerakan Usaha Pembaharuan Pendidikan Islam. Dipilihnya Ummusshabri sebagai nama pondok pesantren tentu tidak lepas dari keinginan para pendirinya dalam mengidealkan sosok santri di wilayah Kendari. Secara bahasa Ummusshabri berarti puncak kesabaran atau kesabaran yang tinggi.
Para Tokoh pendiri Pondok Pesantren Ummusshabri ini antara lain : Mayjend Purn. H. Edy Sabara, H. Madjied Joenoes (Alm), Drs. H. Abdullah Silondae (Alm), HA. Karim Aburaera SH. Drs. H.Djalante P., Drs. HA.Zaenal Arifin. P. Rafiuddin (Alm), Nurdin DG Magasing (Alm), H. Abd. Rahiem Munir (Alm), H. Muhammad Amin (Alm), dan Ir. Muh. Saleh. Pondok ini pertama kali menyelenggarakan proses belajar mengajar pada 1 Januari 1973. Pondok ini diresmikan oleh Menteri Agama Prof. HA. Mukti Ali Baru pada 9 Januari 1974.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+