Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Pesantren

Pesantren Nurul Jadid Probolinggo

31 Oct 2017 Β· 47.155 dibaca · Pesantren

Profil
Awal berdirinya Pondok Pesantren Nurul Jadid memiliki keterkaitan erat dengan masa perang gerilya melawan penjajah Belanda. Selain pernah menjadi pejuang Barisan Pembela Tanah Air (PETA) pada masa penjajahan Jepang, KH. Zaini Mun’im juga dipercaya sebagai pimpinan laskar Sabilillah ketika melakukan serangan terhadap Belanda yang menguasai Kota Pamekasan pada 16 Agustus 1947. Karena perannya tersebut, beliau menjadi incaran Belanda. Situasi yang menghimpit itu memaksa beliau hijrah berlayar dari Madura menuju Pulau Jawa dan akhirnya berlabuh di Desa Tanjung, yang kini dikenal sebagai Desa Karanganyar.

Sesampainya di Karanganyar, KH. Zaini sebenarnya tidak berniat mendirikan lembaga pendidikan atau pesantren. Tujuan utama beliau adalah mengisolasi diri dari ancaman kolonial Belanda. Keinginan beliau justru ingin menyebarkan ajaran Islam ke seluruh Nusantara melalui Departemen Agama. Namun, rencana tersebut tidak sempat terlaksana karena setibanya di Karanganyar, beliau dititipi dua orang santri Syaifuddin dari Sidodadi Paiton dan Syafiu

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →