24 Feb 2018 · 35.294 dibaca · Pesantren
Profil
Pesantren Takeran didirikan di Takeran-Magetan, pada tahun 1880 (1303 H) oleh Kyai Hasan Ulama. Pada tahun 1899 (1317 H), beliau wafat dan kepemimpinannya dilanjutkan oleh putranya, Kyai Haji Imam Muttaqien. Pada tahun 1936 (1355 H), beliau wafat dan kepemimpinan dilanjutkan oleh putranya, Kyai Imam Mursyid Muttaqien.
Pada perkembangannya, atas prakarsa beliau, pada tanggal 16 September 1943 (9 Syawal 1362 H) Pesantren Takeran diganti namanya menjadi Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) melalui mekanisme rapat besar (Ihtifal).
PSM berasas Pancasila dan UUD 1945 sesuai dengan Pemerintah Indonesia. Tujuan Pesantren Takeran yang dilanjutkan oleh PSM, yaitu: “Memancarkan pendidikan luas tentang Islam, sehingga dapat mengeluarkan sebanyak-banyaknya orang yang cakap dan luas serta tinggi pemahamannya tentang agama Islam, rajin berbakti dan beramal kepada masyarakat berdasarkan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+