11 May 2018 Β· 24.207 dibaca · Pesantren
Profil
Di awali oleh seorang santri dari Kota Kendal yang sebelumnya menjadi murid Kyai Syukri ketika masih nyantri di Pondok Pesantren Abul Faid Blitar, Jawa Timur, Kemudian mengikuti Kyai Syukri ke rumah di kampung halaman untuk menimba ilmu dari beliau secara khusus. Dengan bertahap dan pasti Kyai Syukri mulai membuka pengajian bagi masyarakat desa Pesantren sendiri atau yang biasa di kenal dengan santri kalong, yang makin hari kian bertambah banyak, ditambah lagi dengan kedatangan para santri dari luar (santri mukim) yang semakin banyak mereka datang dari berbagai kota di antaranya: Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, Cirebon, Jakarta, Sumatra, bahkan dari negeri jiran Malaysia.
Setelah jumlah santri semakin hari semakin bertambah, kemudian KH. Syukri dan mertua beliau KH. Marfu’ mulai berfikir untuk mendirikan Pondok Pesantren. Sebagai salah satu sarana penunjang belajar mengajar, berkat pertolongan Allah pada tahun 1967 ide besar itu pun terwujud dan Pondok Pesantren it
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+