14 May 2018 · 15.293 dibaca · Pesantren
Pondok pesantren Ummul Quro dirintis berawal didirikan sebuah lembaga pendidikan Madrasah Diniyah oleh KH. Masyhud Menantu KH. Kholil bin (Abdul Mannan/Bujuk Benagung) pada tahun 1951. Nama Ummul Quro adalah hasil dari munajat kepada Allah SWT. Ketika berhaji ke Baitullah, beliau meminta kepada Allah nama untuk lembaga yang baru di dirikannya, tatkala beliau tertidur, beliau melihat lembaran-lembaran keluar dari Baitullah betuliskan Ummul Quro.
Sepulangnya beliau dari Makkah Al-Mukarromah, beliau mengadakan musyawarah keluarga dengan kesepakatan keluarga sejak saat itu nama Madrasah Diniyah resmi di bernama Ummul Quro. Pada tahun 1956 beliau diangkat menjadi pengurus Jam'iyah Nahdlotul Ulama' cabang Kabupaten Probolinggo, dan berpindah tempat ke Probolinggo, beliau beristikhoroh siapa yang akan melanjutkan perjuangan Madrasah Diniyah Ummul Quro berikutnya, hasil istikhoroh beliau adalah KH. Hasyim, (Istri KH. Masyhud Sepupu dengan Istri KH. Hasyim) dari KH. Masyhud atau menantu KH. Muntaha (suami Nyai Ajeng Mut
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+