26 Jun 2018 Β· 1.874 dibaca · Internasional
Riyadh - Usai pencabutan larangan mengendarai mobil untuk perempuan dicabut pada 24 Juni 2018, perusahaan audit PwC dalam laporannya memprediksi pada tahun 2020 akan ada 3 juta perempuan arab saudi yang akan mengemudi di kerajaan.
Dilansir dari arabnews.com, beberapa anggota Syuro, diplomat dan aktivis hak memuji keputusan penting kerajaan. Sebab, kebijakan itu dapat mengurangi ketergantungan pada pekerja asing dan meningkatkan pertumbuhan pekerjaan di Kerajaan.
"Ini akan memberdayakan perempuan dan juga mengubah lanskap pekerjaan negara," kata anggota dewan Syuro, Mohammed Al-Khunaizi.
Ada sekira satu juta pengemudi asing di Negeri Petro Dollar itu. Menurut Al-Khunaizi, kerajaan akan menghemat antara SR9 miliar dan SR12 miliar setiap tahun pengemudi asing bertahap tergese.
Ia mengatakan, mengemudi perempuan akan membantu menciptakan peluang kerja lebih banyak dan beragam bagi perempuan. Dan tak kalah pentingnya langkah itu sejalan dengan Visi Saudi 2030.
&qu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+