Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Gejala Penghilangan Sintesis Wacana Allah dengan Wacana HambaNya di Sebagian Masyarakat Islam Dewasa

02 Jul 2018 Β· 2.795 dibaca · Kolom

Oleh: Ravi Ahmad Salim, PhD

Dosen Universitas Gunadarma

 

Wacana agama Islam itu sebetulnya menyiasati manusia dengan meletakkan hati nurani Semesta ke dalam konsep Tuhan. Tuhan ini dilukiskan berinspirasi dalam bentuk sebuah kitab bacaan al Qur'an lengkap dengan segala komentar-Nya tentang percontohan segala aspek situasi yang menyangkut kepentingan manusia (diwakili dengan yang ada pada zaman Nabi). Komentar dan petunjuk ini dipaparkan secara utuh mulai dari sisi yang paling objektif sampai dengan yang paling subjektif. Isinya berbentuk semangat umum dari idealitas yang diwacanakan sang Raja Pengatur Segala Sesuatu itu untuk bisa dirinci dengan akal budi manusia.

Sebagai Yang Tak Terbatas, tentu saja Allah cenderung tidak "memaklumi" kelemahan-kelemahan manusia sehingga wacana hukuman dan murka-Nya begitu keras dan menakutkan. Maka terciptalah ketegangan antara sudut pandang Allah dan sudut pandang si hamba sebagai manusia. Dalam hal ini yang dimaksud hamba adalah pembaca pengguna al Qur'an

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →