03 Jul 2018 Β· 2.279 dibaca · Artikel
Pada 2 Juli, Detikcom menerbitkan berita tentang ditemukannya Nining, korban tenggelam di Pelabuhan Ratu satu setengah tahun silam. Nining ditemukan masih hidup walaupun sekarang masih belum diajak bicara. Detikcom juga menerbitkan berita tentang klaim dari Basarnas prihal kasus serupa. Seorang pria tenggelam di Ujung Genteng dan ditemukan dua tahun kemudian di Pangandaran. Korban bercerita tentang berjalan-jalan di dasar laut dan hal-hal mistis lainnya. Bagaimana tanggapan dari Aang Subhan ZE, keturunan ajengan Mama' Gelar Cianjur?
Pertama, kami tidak terkejut pada kasus-kasus serupa itu, karena salah satu fundamen keimanan Islam adalah percaya hal yang ghaib. Yang sebetulnya menegaskan bahwa tidak selalu segala sesuatu dapat dijelaskan secara logis dan sesuai nalar. Bahwa dunia bukan semata yang terlihat dari realitas fisik. Apa yang dialami orang-orang seperti Nining adalah mungkin dalam alam semesta Allah yang demikian kompleks dan multi-lapis.
Kedua, dalam hal perkara ghaib, Allah dan Rasul-Nya tidak menjelaskan secara gamblang. Bahkan k
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+