Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Bahaya Berdalil Tanpa Ilmu

11 Jul 2018 · 2.605 dibaca · Kolom

Oleh; Al-Zastrouw

 

Saat ini muncul sikap mempertanyakan dalil atas berbagai tindakan dan tradisi yg berlaku di masyarakat. Apapun tindakan yang dilakukan selalu dipertanykan apakah ada dalilnya atau tidak. Bahkan tindakan  yg sudah biasa dilakukan sehari hari dipertanyakan dalilnya.

Tidakan ini benar tapi belum tentu baik. Karena untuk menunjuk teks yg bisa dijadikan sebagai dalil atas suatu tindakan perlu perangkat ilmu yang memadai dengan proses dan prosedur yang panjang. 

Ini terjadi karena setiap teks (nash) yang ada itu memiiki konteks sehingga penerepannya harus sesuai dengan konteks tersebut. Penerapan suatu dalil yg tidak sesuai konteksnya  akan berakibat pada  terjadinya kekacauan tatanan sosial karena terjadi benturan antara realitas dan bunyi teks. 

Selain itu pengabaian realitas (sebagai ayat kauniyah) dalam penerapan teks (ayat qauliyah) sebagai dalil akan membuat teks tersebut menglami disfungsi. Atau sebaliknya ummat Islam menjadi stagnan karena terbelenggu teks akibat kesalahan penerap

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →