23 Jul 2018 · 1.387 dibaca · Nasional
LADUNI.ID, Jakarta - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Ahmad Basarah mengaku miris dan prihatin dengan kondisi situasi nasional akhir-akhir ini yang ingin membenturkan Islam dengan nasionalis. Basarah menilai, kesalahpahaman tersebut harus segera diakhiri.
"Isu adu domba antara islam dan nasionalis ini harus segera diakhiri," kata Basarah saat menerima audiensi Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) di ruang kerjanya di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/7/18).
Basarah membeberkan, upaya adu domba amat ampuh untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Sebagai contoh, Belanda bisa dengan lama menjajah Indonesia yang dahulu bernama Nusantara, karena menjalankan praktik politik adu domba.
"Dan kini saya melihat ada upaya reproduksi politik adu domba," sambung Basarah.
Secara spesifik Basarah menjelaskan bahwa kesan yang muncul saat ini adalah seakan-akan kelompok nasionalis sangat anti agama. Sebaliknya kelompok agama khususnya kelompok Islam dipersepikan tidak na
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+