01 Aug 2018 Β· 2.444 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - Program pemberdayaan Nahdliyin Jatim yang menjadi salah satu keputusan Konferwil PWNU Jatim akhir pekan lalu ditanggapi positif oleh Ketua LAZISNU Perwakilan Jatim, Noor Shodiq Askandar. Ia memaparkan program pemberdayaan tersebut berbasis pada empat pilar perjuangan, yakni pendidikan, dakwah, sosial dan ekonomi.
Di bidang ekonomi dimulai dengan upaya mendukung wirausaha di daerah dan memunculkan wirausaha baru. “Proses selanjutnya adalah peningkatan kesadaran untuk mengusahakan perputaran ekonomi di masyarakat NU sendiri,” katanya dihubungi dari Jakarta, Selasa (31/7) kemarin, seperti dilansir NU Online.
Bentuk kemandirian NU Jatim, kata Sodiq, bahkan sempat disinggung Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj yang hadir pada pembukaan Konferwil. Menurut Kiai Said, Konferwil yang tidak dihadiri pejabat seperti Gubernur dan Kapolda adalah bentuk kemandirian NU Jatim. Hal itu menandakan bahwa NU tak harus selalu meminta-minta kepada pemerintah dalam menggelar suatu acara.
“Ini bisa jadi contoh bagi NU lain,” kata
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+