02 Aug 2018 · 2.039 dibaca · Internasional
LADUNI.ID - Bagi para pencari kerja khususnya para fresh graduate, perkara memilih pekerjaan seringkali membuat mereka bimbang. Banyak dari mereka bermimpi untuk bisa bekerja diperusahaan besar, bertaraf Internasional dengan pendapatan besar, apalagi bekerja di Perusahaan besar Google semua pasti memimpikan hal itu. Maret lalu LinkedIn menempatkan perusahaan induk Google, Alphabet di posisi kedua, sebagai perusahaan yang paling banyak diincar warga Amerika Serikat untuk bekerja.
Akan tetapi di balik hingar bingar bekerja di raksasa Silicon Valley tersebut, ada sisi lain yang belum banyak diketahui orang. Sebuah laporan dari Bloomberg mengatakan jika Google lebih banyak merekrut karyawan kontrak dibanding karyawan permanen, untuk pertama kalinya dalam sejarah berdirinya Google selama 20 tahun, jumlah karyawan kontrak melebihi karyawan tetap. Data ini diperoleh dari sumber dalam yang mengakses basis data internal perusahaan search engine itu, untuk pegawai kontrak ditandai dengan menggunakan lencana berwarna merah, sedangkan untu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+