03 Aug 2018 · 9.761 dibaca · Hikmah
Nur Kholik Ridwan
Anggota PP RMI NU
Dalam Kitab Quttul Qulûb itu, Ibnu `Athiyah, menyebutkan bahwa Nabi Hidhir memberikan hadiah kepada Imam Ibrahim at-Taimi, dan Kanjeng Nabi Muhammad mengabarkan keutamaan wirid itu, melalui jalur mimpi. Imam al-Ghozali dalam Ihyâ’, juga menyebut riwayat Ibrahim at-Taimi dan Ibnu Wabrah, dalam bagian “Kitab al-Adzkâr wa ad-Da`awât”, pada bagian “Tartibul al-Aurôd wa Tafshilu Ihyâ’il Lail. Imam Al-Ghozali juga menyebut bahwa Kurz bin Wabrah termasuki Abdal, dan menyebut dzikir itu dengan sebutan al-Musabba`atul `Asyar (10 jenis wirid yang dibaca 7 x dengan mengikutkan basmalah), dengan cerita yang sama disebutkan oleh Ibnu Athiyah, yang isinya adalah bacaan-bacaan terdiri dari surat-surat pendek, sholawat, istighfar, dan doa yang dibaca tujuh kali, pagi dan sore hari (dalam Hafizh Murtadho az-Zubaidi, Ithâfu as-Sâdatil Muttaqîn bi Syarah Ihyâ’ Ulûmiddin, Darul Fikr, V: 134).
Dalam versi Ihyâ’ ini, pada bag
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+