06 Aug 2018 · 1.890 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID - Stagnasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia disebabkan oleh kurangnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Kedua hal ini secara langsung menyebabkan kurang optimalnya perkembangan ekonomi dan keuangan syariah, baik yang dapat termonitor secara langsung melalui indikator keuangan dan perbankan, maupun melalui geliat sektor riil perekonomian berbasis syariah yang masih belum banyak berkembang.
Padahal, umat memiliki masjid dan dayah yang dapat berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat, baik sebagai tempat edukasi, hingga praktek pemberdayaan ekonomi. Keduanya memiliki tempat, jangkauan hingga pelosok daerah, hingga basis komunitas keumatan yang mengakar.
Namun hingga saat ini, sedikit sekali masjid dan dayah yang mengambil peran tersebut. Hal ini barangkali yang menjadi salah satu sebab kurang kuatnya umat dalam berekonomi. Edukasi mengenai pentingnya penerapan Islam dalam bermuamalah masih sangat minim, yang secara tidak langsung menyebabkan kurangnya penekanan tentang betapa pentingnya etos kerja, profesionalisme serta
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+