08 Aug 2018 · 3.504 dibaca · Hadis Sejarah
Ngaji setiap Rabu Bakda Maghrib di Masjid Sa'adah Keputih kali ini sampai pada Bab Tawassul, dari kitab Mafahim karya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki.
Beliau bukan cuma handal dalam menyampaikan dalil Sahih para Sahabat yang bertabarruk dengan peninggalan Nabi shalallahu alaihi wasallam, seperti rambut Nabi, jubah Nabi, tongkat Nabi dan lainnya. Ternyata beliau juga mahir beristidlal. Yaitu: "Rambut, jubah dan tongkat hanyalah benda yang dimiliki oleh seseorang. Jika dengan peninggalannya boleh dijadikan tabarruk, mengapa dengan pemiliknya tidak boleh?". Subhanallah....
Diantara Sahabat yang bertabarruk dengan rambut Nabi adalah Khalid bin Walid.
ﻭﻋﻦ ﺟﻌﻔﺮ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ اﻟﺤﻜﻢ: «ﺃﻥ ﺧﺎﻟﺪ ﺑﻦ اﻟﻮﻟﻴﺪ ﻓﻘﺪ ﻗﻠﻨﺴﻮﺓ ﻟﻪ ﻳﻮﻡ اﻟﻴﺮﻣﻮﻙ، ﻓﻘﺎﻝ: اﻃﻠﺒﻮﻫﺎ، ﻓﻠﻢ ﻳﺠﺪﻭﻫﺎ، ﻓﻘﺎﻝ: اﻃﻠﺒﻮﻫﺎ، ﻓﻮﺟﺪﻭﻫﺎ ﻓﺈﺫا ﻫﻲ ﻗﻠﻨﺴﻮﺓ ﺧﻠﻘﺔ، ﻓﻘﺎﻝ ﺧﺎﻟﺪ: اﻋﺘﻤﺮ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ - ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻓﺤﻠﻖ ﺭﺃﺳﻪ، ﻓﺎﺑﺘﺪﺭ اﻟﻨﺎﺱ ﺟﻮاﻧﺐ ﺷﻌﺮﻩ ﻓﺴﺒﻘﺘﻬﻢ ﺇﻟﻰ ﻧﺎﺻﻴﺘﻪ، ﻓﺠﻌﻠﺘﻬﺎ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ اﻝﻗﻠﻨﺴﻮﺓ، ﻓﻠﻢ ﺃﺷﻬﺪ ﻗﺘﺎﻻ ﻭﻫﻲ ﻣﻌﻲ ﺇﻻ ﺭﺯﻗﺖ اﻟﻨﺼﺮﺓ»
Dari Jakfar bin Abdullah bin Hakam bahwa Khalid bin Wali
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+