Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Serial Wayang Kebatinan Islam #6: Perkembangan Wayang Kulit setelah Kemerdekaan

11 Aug 2018 Β· 2.891 dibaca · Sosial Budaya

Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia menyatakan kemerdekannya, sehingga tujuan perkembangan seni budaya pun mengikuti kemajuan masa kemerdekaan Indonesia. Begitu juga halnya dengan wayang kulit, pada mas aini wayang kulit mengalami perubahan kedudukan dari wujud kesenian daerah klasik tradisional (adiluhung) menjadi kebudayaan yang berskala nasional, yaitu milik bangsa Indonesia, sebagai hasil pengembangan masyarakat itu sendiri dengan bantuan pemerintah Indonesia.

Perkembangan wayang kulit terjadi begitu pesat setelah bangsa Indonesia merdeka. Sehingga sekitar tahun 1952 pertunjukan wayang kulit menjadi dua macam bentuk pagelaran, yaitu bentuk tradisi (9 jam) dan bentuk baru (4-5 jam) dari mulai jam 0.00 – 01.00. Untuk pertunjukan yang tradisional semula ditiadakan di peringgitan rumah, dalam perkembangannya bisa dimainkan di sembarang tempat, asal memungkinkan untuk menyelenggarakan pertujukan wayang kulit. Sedangkan untuk pertunjukan tidak semalam suntuh, karena waktu dipersingkat (4-5 jam) membawa konsekuensi pertunjukan wayang kulit hanya menonjolkan olah se

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →