16 Aug 2018 · 3.657 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhjjah. Puasa ini disunnahkan bagi tiap muslim yang tidak menunaikan ibadah haji di tanah Makkah. Puasa Arafah ini ternilai sebagai ibadah yang utama di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Dalam kitab Al-Furu’, Ibnu Muflih memaparkan bahwa ulama sepakat perihal disunnahkan melaksanakan puasa pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, lebih-lebih puasa pada hari kesembilan, yaitu hari Arafah.
Adapun orang yang sedang menunaikan ibadah haji tidak disunnahkan untuk berpuasa. Disebutkan dalam Al-Majmu’ karya Imam Nawawi bahwa Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah sepakat jika puasa Arafah disunnahkan bagi setiap Muslim yang tidak berwukuf di Arafah. Adapun orang-orang yang sedang berhaji dan saat itu sedang di Arafah tidak disunnahkan. Keterangan tersebut bersumber dari Hadis dari Ummul Fadhl:
عَنْ أُمِّ الْفَضْلِ بِنْتِ الْحَارِثِ أَنَّ نَاسًا تَمَارَوْا عِنْدَهَا يَوْمَ عَرَفَةَ فِي صَوْمِ الن
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+