18 Aug 2018 Β· 10.976 dibaca · Sejarah
PAHLAWAN UNTUK NU YANG TERLUPAKAN
Sosok pemberi nama Nahdlatul Ulama (NU) adalah Sayid ALWI ABDUL AZIZ Al-Zamadghon (Al-Adzmatkhan) lazim di sebut Kiai Mas Alwi.
Ia putra kiai besar, Abdul Aziz Al-Zamadghon. Bersepupu dengan KH. Mas Mansyur dan termasuk keluarga besar Sunan Ampel (keturunan Sunan Ampel), yang juga pendiri sekolah Nahdlatul Waton dan pernah belajar di pesantren Syaikhona Kholil Bangkalan, Madura.
Dari pulau garam, ia melanjutkan sekolah di Pesantren Siwalan Panji, Sidoarjo, lalu memungkasi rihlah 'ilmiyah-nya di Makkah Al-Mukarromah.
Setelah pulang dari keliling Eropa, ia membuka warung di Jalan Sasak Ampel, Surabaya.
Sebagaimana disebutkan dalam kisah berdirinya NU oleh Kiai AS'AD SYAMSUL ARIFIN, bahwa sebelum 1926, Kiai HASYIM ASY'ARI telah berencana membuat organisasi Jami'iyah Ulama (Perkumpulan Ulama).
Para kiai mengusulkan nama berbeda.
Namun Kiai Mas ALWI mengusulkan nama Nahdlatul Ulama.
Lantas Kiai Hasyim bertanya;
"Kenapa mesti pakai Nahdlatul, kok tid
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+