20 Aug 2018 · 3.778 dibaca · Motivasi
LADUNI.ID, Jakarta - Masalah pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa dialami oleh siapa saja. PHK adalah berakhirnya hubungan kerja karena suatau hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara karyawan dan perusahaan.
Kehilangan pekerjaan atau kena pemutusan hubungan kerja (PHK) akan membawa tekanan bertubi-tubi pada seseorang, terutama ayah sebagai kepala keluarga. Menurut Stein, yang perlu dipahami oleh pasangan suami-istri adalah, bahwa disaat salah satu pasangannya kehilangan pekerjaan, maka itu berarti bahwa orang itu juga kehilangan sebagian dari dirinya.
Orang yang kehilangan pekerjaan itu pun butuh waktu yang lama untuk berduka dan berusaha menghilangkan kesedihannya.
“Seorang butuh masa berduka atau bersedih karena kenyamanan dan gaya hidup mereka ikut hilang”, tambah Dr. Nancy Mramor, seorang psikolog asal Pittsburgh, Amerika Serikat, seperti dikutip Your Tango.
Ini masanya seorang pria bisa merasa kehilangan arah. Untuk itu dia butuh ruang dan waktu tersendiri dalam keluarga.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+