23 Aug 2018 · 1.529 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Jakarta-Yohanes Ande Kala pada Upacara Bendera 17 Agustus secara heroik memanjat tiang bendera yang sangat tinggi karena bendera yang hendak dikibarkan talinya putus. Akibat tindakan heroik tersebut dia mendapat banyak apreasi termasuk dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Pada Hari Senin pagi (20/8/2018), Joni, siswa kelas tujuh SMP Negeri Siwangan, Belu, Nusa Tenggara Timur berkunjung ke kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy.
Mendikbud menyampaikan apresiasi terhadap tindakan Joni, yang dianggapnya sebagai tindakan nekat, namun dalam arti positif. Atas keberaniannya, tali kait bendera yang terputus di puncak tiang bisa ditarik dan bendera tetap bisa berkibar pada peringatan Hari Kemerdekaan. “Secara simbolik itu bentuk patriotisme zaman now, di mana ketika bendera merah putih mau dikibarkan bermasalah, kemudian kita harus ambil alih,” ujar Mendikbud.
Mendikbud meyakini ada banyak bentuk ekspresi nasio
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+