Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Serial Tokoh Wayang: Nala Gareng Berhati-hati dalam Kebaikan

01 Sep 2018 Β· 11.514 dibaca · Sosial Budaya

Laduni.ID, Jakarta- Nala Gareng adalah anak sulung Semar. Kata Gareng sebenarnya berasal dari bahasa arab Khoiran yang berarti kebaikan. Nala khoiran berarti mendapat kebaikan.

Gareng merupakan gambaran watak manusia yang suka mempertimbangkan baik buruk dalam melakukan tindakan, karena semua perbuatan ada balasannya.

Jiwa yang suka akan kebaikan ini, dipertegas lagi dengan kondisi fisik dari tokoh Nala Gareng.
Nala Gareng dalam wayang kulit digambarkan mempunyai bentuk fisik yang dicacatkan.
Bentuk fisik tersebut yaitu :  Mata juling, artinya tidak mau melihat barang yang jelek. Tangan cekot artinya tidak mau mengambil barang tidak sah. Kaki pincang artinya tidak mau lewat jalan jelek atau sesat dan Ia juga memiliki badan yang kecil sebagai lambang orang yang berbuat baik dengan dasar hati suci tidak suka membesarkan diri. Ia merasa kecil di hadapan Allah SWT. Maka dalam tokoh Nala Gareng itu tersirat kumpulan jiwa yang malu melakukan keburukan

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →