09 Sep 2018 · 1.621 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Tulungagung - Gelaran Liga Santri Nusantara (LSN) Jawa Timur 1 yang bergulir di kota Marmer Tulungagung resmi berakhir.
Kompetisi sepak bola antar pesantren ini ditutup oleh Staff Khusus Bidang Komunikasi dan Kemitraan Kemenpora Anggia Ermarini di Stadion Rejoagung Tulungagung, Sabtu (8/9/2018).
Hadir dalam acara penutupan, Panitia Nasional LSN Khoiruddin Abbas, Sekjend PP RMINU Habib Soleh, Koordinator Nasional Gerakan Ayo Mondok KH Luqman Harits Dimyathi, Koordinator regional Habib Mustofa, Panpel Khotamil Anam, pengurus PCNU dan RMINU Tulungagung.
Menurut Anggia, sepak bola adalah olahraga yang paling populer di seluruh dunia. Semua kalangan masyarakat menyukai olahraga ini. Oleh sebab itu Kemenpora dan RMINU bekerjasama untuk mengembangkan sepak bola di lingkungan pesantren.
"Melalui liga santri ini, kita ingin menunjukkan bahwa santri ini tidak hanya bisa mengaji, tapi bisa berolahraga, punya potensi yang keren. Bahkan beberapa talenta jebolan dari liga santri telah diambil oleh timnas," kata Anggi.
Wan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+