10 Sep 2018 Β· 1.566 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Moskow - Amerika Serikat (AS) dengan dua jet tempur F-15 telah menjatuhkan bom fosfor putih di sebuah kota di Provinsi Deir Ez-Zor, Suriah. Hal itu di katakan Militer Rusia. Namun Pentagon langsung membantah tuduhan penggunaan senjata terlarang tersebut.
Pusat Rekonsilasi Rusia di Suriah, menuturkan kota Hajin dibom dengan bom fosfor putih untuk menyerang sasaran-sasaran militer di kawasan sipil di wilayah timur Suriah, pada hari Sabtu, (8/9/2018). Pengunaan senjata yang dilarang di bawah Konvensi Jenewa itu menyebabkan kebakaran besar-besaran.
Bom kimia itu biasanya digunakan untuk membentuk tabir asap yang besar guna menutupi gerakan pasukan. Namun bahan fosfor atau belerang yang digunakan bisa membakar kulit dan daging hingga ke tulang.
"Setelah serangan, kebakaran besar terlihat di daerah itu," kata Letnan Jenderal Vladimir Savchenko, Kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah pada hari Minggu, (9/9/2018).
Menurut Vladimir Savtchenko, belum ada informasi tentang korban jiwa akibat pemboman terseb
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+