10 Sep 2018 Β· 1.382 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, RAMALLAH - Donald Trump telah menghentikan dana bantuan terhadap rumah sakit Palestina di Yerusalem hal ini membuat Palestina protes keras. Kemlu Palestina menyatakan, keputusan AS itu telah mengancam ribuan warga Palestina yang saat ini tengah dirawat di sejumlah rumah yang ada di Yerusalem.
"Eskalasi Amerika yang berbahaya dan tidak adil ini telah melintasi semua garis merah dan dianggap sebagai agresi langsung terhadap rakyat Palestina," kata Kemlu Palestina, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (9/9).
Seperti diketahui, Trump memerintahkan bantuan USD 25 juta (Rp370 miliar) yang dialokasikan untuk rumah sakit Palestina di Yerusalem Timur dipangkas. Dia minta bantuan itu dialihkan ke tempat lain.
Perintah Trump itu disampaikan seorang pejabat Departemen Luar Negeri pada hari Sabtu.
Pemimpin Amerika itu memang sejak beberapa bulan lalu menyerukan peninjauan ulang bantuan AS kepada Palestina. Dia ingin memastikan bahwa dana tersebut dibelanjakan sesuai dengan kepentingan nasional dan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+