11 Sep 2018 Β· 13.988 dibaca · Kolom
LADUNI. ID I KOLOM- Mungkin menjelang Tahun Baru Hijriyah, beberapa hari ni kembali muncul di timeline tenang soal "Ramalan" yang katanya disebutkan dalam Kitab Ulama Besar Aceh Syaikh Abdurrauf bin Ali Assingkily (Syiah Kuala) yang berjudul "Mandiyatul Badiyah" .
Menurut Tgk. Haekal Afifa salah seorang penggiat sejarah Aceh menyebutkan bahwa sudah meneliti beberapa judul Kitab beliau. Tidak ada satupun diantara karya beliau bernama "Mandiyatul Badiyah".
Bahkan Tgk. Haekal Afifa sudah mewawancarai beberapa kolektor Naskah (Manuskrip) Aceh seperti Cek Midi (Tarmizi A Hamid), Masykur (Luengputu Manuskrip Aceh) dan Pakar Filologi (Candt. Doktor) di Jerman Tgk. Herman Syah, bahkan di Pustaka Tua Tanoh Abé sekalipun, atau 700 Judul Manuskrip Digital dalam koleksinya.
Tidak ada Kitab Syiah Kuala yang berjudul "Mandiyatul Badiyah" tersebut. Lembaran manuskrip yang diklaim sebagai bagian Kitab "Mandiyatul badiyah" dan bertebaran di internet saat ini adalah photo milik kolektor Tar
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+