12 Sep 2018 · 1.754 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Suasana di Suriah makin memanas. Pasalnya Pasukan militer Suriah dibantu Rusia dan Iran kini tengah membombardir Provinsi Idlib, wilayah pertahanan terakhir kelompok pemberontak. Amerika Serikat menuding rezim Basyar al-Assad tengah menyiapkan serangan senjata kimia ke Idlib.
Presiden Donald Trump sudah setuju dengan strategi baru di Suriah dengan menempatkan 2.000 tentara AS dan mengancam akan mengerahkan serangan besar-besaran jika serangan senjata kimia itu dilakukan.
"Jika terjadi pembantaian maka dunia akan sangat sangat marah dan Amerika Serikat juga akan sangat marah," kata Trump, seperti dilansir laman The Hill, Minggu (9/9).
Menanggapi hal itu AS kembali menyiagakan pasukannya di pangkalan militer al-Tanf sebelah tenggara Suriah. Beberapa hari sebelumnya, AS mengirimkan dua konvoi terdiri dari sepuluh truk berisi logistik dan peralatan militer ke wilayah sebelah timur Provinsi Deir ez-Zor di pangkalan militer al-Susah yang dikuasai pasukan pemberontak dukungan AS, SDF.
Mengutip sumber loka
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+