13 Sep 2018 ยท 2.864 dibaca · Kolom
LADUNI. ID I KOLOM- Dalam manhaj ‘iktikad Ahlussunnah Wal Jama’ah, bahwa dzat seorang makhluk tidak mempunyai pengaruh (ta’tsir), mampu mewujudkan sesuatu, menghilangkan, memberi manfaat dan memberi bahaya baik dzat Rasulallah, nabi-nabi, orang-orang shaleh dan lain-lain. Tetapi semua itu hanya Allah yang dapat memberi ta’sir (pengaruh).
Syekh Al-Baijuri menjelaskan syafaat Rasulullah SAW untuk meringankan siksa sejumlah orang kafir. Menurutnya, syafaat Rasulullah SAW ini dimaksudkan antara lain untuk pamannya, Abu Thalib:
ูู ููุง ุดูุงุนุชู ูู ุชุฎููู ุงูุนุฐุงุจ ุนู ุจุนุถ ุงููุงูุฑูู ูุนู ู ุฃุจู ุทุงูุจ ุนูู ุงูููู ุจุฃู ุงููู ูู ูุญูู ูุขู ู ุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููู ุงูู ุดููุฑ ูุงูุฐู ูุญุจ ุฃูู ุงูุจูุช ูููู ุจุฃู ุงููู ุฃุญูุงู ูุขู ู ุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูุงููู ูุงุฏุฑ ุนูู ูู ุดูุก
Artinya, “Di antaranya adalah syafaat Rasulullah SAW dalam meringankan siksa dari sejumlah orang kafir seperti pamannya, Abu Thalib, yang menurut satu pendapat ulama, Allah tidak menghidupkannya kembali agar ia beriman. Ini pendapat masyhur. Sementara para pecinta ahlul bait be
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+