15 Sep 2018 · 3.023 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - Sejumlah naskah Eyang Hasan Maolani Lengkong berhasil didigitalkan oleh tim Digital Repository of Endagered Manuscript of South East Asia (Dreamsea) di Al-Fattah Institute, Lengkong, Kuningan, Jawa Barat, pada Jumat (14/9).
Faiq Ihsan, salah satu keturunannya, menuturkan naskah tersebut terdiri dari berbagai bidang ilmu agama, antara lain fiqih, tafsir, hizib, dan kitab Tarekat Syatariyah.
"Mayoritas Tarekat Syattariyah. Sayrussalikin karya Syekh Abdus Shomad Al-Falimbani dan Talqin Baiat Syattariyah," imbuhnya mencontohkan.
Menariknya, meskipun dalam keseharian masyarakat Lengkong, Kuningan menggunakan bahasa Sunda, tetapi semua naskah Eyang Hasan Maolani tidak ada yang berbahasa Sunda. Adib Misbahul Islam, ketua tim Dreamsea, menuturkan bahwa bahasa yang digunakan dalam manuskrip tersebut terdiri dari bahasa Arab dan Jawa. Karena beliau berasal dari Jawa.
Saat ditanya perihal penggunaan bahasa Jawa sebagai bahasa pendidikan saat itu, dosen Pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) J
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+