Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Indahnya Kebersamaan di Balik Bubur Asyura

20 Sep 2018 Β· 3.561 dibaca · Kolom

LADUNI. ID, Jakarta - Muharram merupakan salah satu bulan yang mempunyai nilai agung di tahun Hijiryah. Sepuluh awal Muharram menjadi hari yang memiliki kelebihan dan fadhilah, di antaranya hari Asyura (10 Mujarram).

Menariknya dari berbagai ibadah yang dianjurkan dalam hari Asyura terkenal dengan "Bubur Asyura". Sudah menjadi tradisi umat Islam di banyak negeri di dunia ini pada hari Asyura masyarakat membuat masakan jenis bubur menurut tradisi masing-masing. 

Tentunya Bubur tersebut dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat yang lain. Tradisi bubur Asyura bukan hanya ada di Nusantara saja, namun ternyata juga ada di luar negeri. Lalu kira-kira bagaimana asal mula tradisi bubur Asyura tersebut? Kenapa sampai sepakat membuat bubur di hari Asyura?

Telah diriwayatkan bahwa setelah Nabi Nuh as dan para pengikut beliau turun dari kapal, mereka mengadu kepada Nabi Nuh bahwa mereka dalam keadaan lapar sedangkan bekal mereka sudah habis. Maka Nabi Nuh as memerintahkan mereka untuk membawa sisa perbekalan yang mereka miliki. 

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →