26 Sep 2018 · 9.897 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Dalam kehidupan sehari-harinya, baginda Rasulullah SAW juga pernah mengenakan batu cincin. Cincin yang dipakai berupa batu akik yang berasal dari Habasyah, sebuah negeri di Afrika, yang sekarang bernama Ethopia. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam An-Nawawi, bahwa tambangnya ada di Habasyah dan Yaman. Sedangkan warna mata batunya adalah hitam.
Diriwayatkan dalam kitab Shahih Muslim, bahwa Anas bin Malik berkata:
كَانَ خَاتَمُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ وَرِقٍ وَكَانَ فَصُّهُ حَبَشِيًّا
“Cincin Rasulullah SAW terbuat dari perak, mata cincinya terbuat dari batu Habasyah.” (HR. Muslim)
Diriwayatkan pula Hadis berikut ini:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَبِسَ خَاتَمَ فِضَّةٍ فِي يَمِينِهِ فِيهِ فَصٌّ حَبَشِيٌّ كَانَ يَجْعَلُ فَصَّهُ مِمَّا يَلِي كَفَّهُ
“Rasulullah SAW memakai cincin perak bermata batu Habasyah di tangan kanannya. Beliau meletakkan mata cincinnya di
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+