Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Hikmah

Ustadz Ma'ruf Khozin: Menjawab Argumen Baru Kalimat 'Kullu'

27 Sep 2018 · 3.803 dibaca · Hikmah

LADUNI. ID - Dari dulu kita masih konsisten bahwa makna Kullu dalam hadis "Kullu bid'atin dlalalah" (setiap bidah adalah sesat) tidak mencakup kepada makna keseluruhan. Penafsiran ini berdasarkan pendapat ulama ahli hadis dan fikih seperti Imam Nawawi dalam Syarah Muslim.

Bagi kelompok Salafi makna Kullu ini mencakup keseluruhan, tidak ada pengecualian. Yang namanya bidah ya sesat semuanya. Tidak ada bidah yang tidak sesat, kata mereka.

Sebenarnya perdebatan ini selesai jika mereka menyadari teori mereka sendiri yang membagi bidah menjadi bidah Syar'iyyah, ada juga bidah 'Adiyah (tradisi, kebiasaan) dan bidah Lughawiyah (secara bahasa). Pembagian ini bisa anda lihat di kitab-kitab Syekh Bin Baz, Syekh Utsaimin dan lainnya. Intinya mereka menolak pembagian bidan Hasanah dan Sayyiah dengan menggunakan hadis Kullu bid'atin dlalalah, sementara mereka sendiri membagi bidah seperti di atas.

T

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →