27 Sep 2018 Β· 9.341 dibaca · Sufi
LADUNI.ID, TASAWUF- Syekh Muhammad Waly al- Khalidy berhasil menyebarluaskan tarekat ini dengan dibantu oleh sejumlah murid dan anak beliau yang sudah mendapat ijazah dari beliau untuk menyebarkan tarekat ini. Sepeninggal al-marhum Abuya Syekh Muda Waly.
Sekian lamanya menuntut ilmu di negeri Haramain tersebut. Akhirnya beliau pulang ke tanah air. Syekh Haji Muda Waly sekembali dari menunaikan ibadah haji, mengambil Tarekat Naqsyabandiyah pada seorang ulama besar tarekat Naqsyabandi yaitu Syekh Haji Abdul Ghani Al-Kamfari di Batu Basurek, Kampar Sumatera Barat. Beliau juga mengembangkan tarekat tersebut di tanah Padang dalam tempo beberapa tahun di pesantren yang ada di wilayah Sumatera Barat itu. Akhir tahun 1939 beliau mengambil inisiatif untuk mengakhiri musafir ilmu dengan kembali ke Aceh Selatan.
Setelah Syekh Muda Waly meninggal dunia, usaha pengembangan Tarekat Naqsyabandiyah di Aceh dilanjutkan oleh anak-anaknya antara lain: Abuya Muhibbudin Waly, Abuya Jamaluddin Waly, Abuya Nasir Waly dan Abu Ruslan Waly. Abuya Muhibbudin
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+