Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Aswaja

Sejak 1934, Inilah Upaya Kesehatan yang Dilakukan NU

29 Sep 2018 · 1.694 dibaca · Aswaja

LADUNI.ID, Jakarta – Di sekitar tahun 1947, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dipanggil Allah. Ia wafat setelah mendengar daerah Malang, yang merupakan markas Sabilillah direbut tentara Sekutu. Ia mengetahui hal itu setelah mendapat laporan salah seorang utusan Jenderal Sudirman yang diantar Kiai Ghufron. 

“Masyaallah, masyaallah,” seru Hadratussyekh ketika mendengar kabar yang diterimanya pada 7 Ramadhan tahun itu, sebagaiaman diceritakan oleh KH Saifuddin Zuhri pada dua buku populernya, Berangkat dari Pesantren dan Guruku Orang-orang dari Pesantren. 

Hadratussyekh kemudian pingsan. Oleh para muridnya, dengan segera, ia dilarikan ke dokter Angka. Siapa dokter itu? Dialah dokter dari Musytasfa (klinik) NU Jombang yang didirikan oleh tokoh-tokoh NU pada tahun 1937. Peresmiannya dihadiri Hadratussyekh, KH Wahab Hasbullah dan KH Bisri Syansuri dan warga NU Jombang. 

Setelah dibuka, para tokoh NU menunjuk dr. Angka sebagai dokternya. Namun, hingga saat ini, belum ditemukan asal-usul lengkap dokter itu. 

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →