Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islamโœฆ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sejarah

Samalanga dan Batee Iliek #10: Karamah Teungku Ramieleรฉ di Mata masyarakat

30 Sep 2018 ยท 2.285 dibaca · Sejarah

LADUNI.ID,SEJARAH Krueng  Batée Iliék sepanjang perjalanan sejarah merupakan daerah yang tidak dilupakan masyarakat Aceh. terutama masyarakat Samalanga dan sekitarnya. Karena di sungai itu terjadi suatu peristiwa besar yaitu berperang melawan Belanda.

Lebih, tepatnya dipenghujung  Krueng  Batée Iliék terdapat sebuah  daerah yang terkenal dan populer disebut dengan Ramieleé.
Daerah Ramieleé pada saat itu menjadi pusat kehidupan Agama Islam. Di situ berdiri sebuah dayah yang dipimpin oleh  Teungku Nyak Muda Ali (Teungku Ramieleé). Beliau dianggap karamah (keuramat/orang yang dimuliakan masyarakat dan tempat mengambil berkah/tabarruk). 
Lebih tepatnya orang suci. Belandapun mengakuinya “Batée Iliék adalah pusat keagamaan. Kubu itu dipertahankan oleh pemuda-pemuda pelajar islam yang fanatik. Kampung itu merupakan sebuah tempat keramat.

Tempat tinggal ulama dengan guru-guru dan murid-murid yang mengajar serta

๐Ÿ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →