Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sejarah

Tahun 1873–1904 M: Konflik Ulee Balang dengan Ulama di Aceh pada Masa Kolonial Belanda

08 Oct 2018 · 5.304 dibaca · Sejarah

Laduni.ID, Jakarta - Sejak era kesultanan Aceh, Ulee Balang dan ulama sebenarnya telah memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. Ulee Balang bertugas sebagai pemimpin wilayah dan pelindung adat yang perannya lebih kepada bidang politik dan administrasi pemerintahan. Sementara Ulama bertindak sebagai pemimpin spiritual, yang mendidik dan membimbing masyarakat dalam ajaran Islam.

Namun, perbedaan yang lebih keras terjadi ketika masa kolonial Belanda di akhir abad ke-19. Belanda berupaya mematahkan perlawanan rakyat Aceh yang dipimpin oleh banyak ulama dengan cara mendekati dan mengajak kerja sama sebagian Ulee Balang.

Rencana politik divide et impera busuk yang dijalankan pemerintahan kolonial ini menciptakan perpecahan dalam masyarakat Aceh, karena Ulee Balang yang bekerja sama dengan Belanda sudah pasti dicap sebagai pengkhianat oleh sebagian rakyat Aceh, terutama oleh para ulama yang sangat membenci perlakuan kolonialisme.

Ulee Balang merupakan istilah yang digunakan kepada pemimpin adat atau bangsawan lokal di masyarakat Aceh, kh

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →