10 Oct 2018 Β· 1.458 dibaca · Kolom
LADUNI,ID, KOLOM- Mereka menutup sebuah stasiun televisi Kristen pada tahun 2008, menutup secara paksa beberapa balai pertemuan Protestan, bekerja sama dengan polisi untuk melarang sekte “Lia Eden” pada awal 2010, menyerang kampung Ahmadiyah di Manis Lor, dan kemudian –pada tahun yang sama– serangkaian serangan terhadap karaoke serta supermarket yang yang menjual bir.
Intoleransi ini bukanlah konservatisme, melainkan sebuah tindakan ekstra judisial yang geram atas lambannya alat negara menangani pelanggaran hukum tersebut.
Bagi Sidney Jones, yang mengejutkan tak hanya soal menyeberangnya beberapa anggota GAPAS atau FUI ke kelompok teroris, tetapi juga bahwa kegiatan anti-minoritas mereka telah dipromosikan oleh seorang dosen di lembaga pendidikan negara, dan dalam beberapa kasus serangan anti-maksiat mereka diduga bekerjasama dengan polisi setempat.
Kita sulit mengerti perkembangan masyarakat madani (civil society) yang intoleran tanpa memahami dukungan aktif terhadap organisasi-organisasi ini dari orang-
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+