10 Oct 2018 Β· 2.828 dibaca · Kolom
LADUNI,ID, KOLOM- Buku Martin van Bruinessen (2013), berjudul Contemporary Developments in Indonesian Islam: Explaining the ‘Conservative Turn’, menganalisis kecenderungan konservatisme di Indonesia berupaya memberi penjelasan mengapa sikap keberagamaan konservatif menguat kembali di kalangan umat Islam Indonesia. Gejala ini tidak hanya diidap oleh kalangan Nahdlatul Ulama yang ortodoks dan tradisional, namun juga menghinggapi Muhammadiyah yang modern dan bahkan MUI yang merupakan lembaga quasi-negara.
Martin van Bruinessen mengajukan dua penjelasan terjadinya ‘conservative turn’(belokan konservatif) ini. Pertama, menguatnya arus demokrasi yang dikaitkan dengan memudarnya Islam liberal di Indonesia. Kedua, menguatnya pengaruh ideologi transnasional Wahabi Salafi dari Timur Tengah.
Bruinessen berhasil menunjukkan bahwa kecenderungan konservatisme tidak
saja muncul dalam gerakan-gerakan Islam kontemporer yang lahir pasca Reformasi, tetapi juga merasuk ke dalam tubuh institusi Islam yang sudah mapan, sepe
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+