11 Oct 2018 · 2.320 dibaca · Serial Edukasi
LADUNI.ID - Dalam diri manusia terdapat dua potensi yang saling berebut posisi dan pengaruh, potensi kebaikan dan keburukan, potensi kemuliaan dan potensi kehinaan. Salah satu potensi ini akan mencuat dan mengemuka tergantung pada sejauh mana lingkungan memengaruhinya. Al-Quran sudah menyatakan hal ini sebagaimana ditemukan dalam QS. Asy-Syams/91: 8 bahwa Allah SWT mengilhamkan pada manusia jalan kefasikan dan jalan ketakwaan. Meskipun dua potensi pasti ada pada manusia, tetapi ayat selanjutnya Allah SWT memberi penegasan bahwa orang yang memilih jalan ketakwaan maka ialah orang yang beruntung dan rugi orang yang mengotorinya. (QS. Asy-Syam/91: 9-10)
Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa makna jalan ketakwaan sebagai jalannya orang yang beruntung adalah orang yang menyucikan jiwanya dengan ketaatan kepada Allah SWT. yang mengisinya dengan akhlakul karimah (akhlak mulia) dan membersihkannya dari akhlak sayyiah (akhlak tercela).
Berkaitan dengan akhlak sayyiah yang menjadi karakter manusia, al-Quran setidaknya merekam empat karakter sayyiah manusia yait
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+