11 Oct 2018 · 1.900 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID,JAKARTA - Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Kemenag Muchlis M Hanafi memastikan bahwa Alquran yang ada dalam video yang viral beberapa hari lalu tersebut tidak salah. Menurut Hanafi Al- Quran yang beredar tersebut hanya ditulis dengan penulisan yang berbeda.
"Mushaf Alquran dalam video tersebut adalah mushaf Alquran yang ditulis berdasarkan riwayat Warsy dari Imam Nafi’ (salah satu riwayat dalam qira’ah sab’ah yang mutawatir) yang diterbitkan oleh penerbit Darul Ma’rifah Beirut," terang Muchlis melalui siaran pers yang diterima humas, Kamis (11/10).
Muchlis menjelaskan, penulisan mushaf tersebut menggunakan khat (tulisan) Maghribi yang berbeda dengan mushaf Al-Quran Standar Indonesia (MSI). Perbedaan tersebut antara lain pada penulisan huruf 'fa' dan 'qaf'. Huruf 'fa' dalam sistem penulisan Maghribi menggunakan satu titik di bawah huruf, sementara huruf 'qaf', menggunakan satu titik di atas.
"Contoh, kata yuqiimuuna dalam sistem penul
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+