16 Oct 2018 Β· 1.504 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Wasingthon - Defisit anggaran Amerika Serikat naik menjadi USD 779 miliar atau setara 11.839 triliun (USD 1 = Rp 15.198) pada tahun fiskal AS yang berakhir 30 September dan ini merupakan yang tertinggi sejak 2012, meski pengangguran turun. Pemotongan pajak yang tidak diimbangi dengan efisiensi pengeluaran ditenggarai sebagai penyebabnya.
Pengangguran di era Trump berhasil turun di bawah 4 persen namun defisit anggaran meningkat sampai 3,9 persen dari GDP. Ini berbeda dari situasi tahun 2000 saat pengangguran di AS juga di bawah 4 persen, tetapi anggaran surplus 2,3 persen dari GDP. Begitu juga pada 1969 ketika pengangguran 3,7 persen, dan anggaran tetap surplus.
Dilaporkan Wall Street Journal, Selasa (16/10/2018), defisit anggaran pada tahun fiskal AS yang berakhir 30 September lalu adalah USD 779 miliar atau setara 11.839 triliun (USD 1 = Rp 15.198). Tahun fiskal sebelumnya, defisit senilai USD 666 miliar (Rp 10.121 triliun).
Pada tahun ini, pihak Gedung Putih menyebut defisit akan mencapa USD 1 triliun. Partai
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+